Senin, 15 Juni 2015

Aspek sumberdaya manusia study kelayakan bisnis

BAB V
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
   A.    Perencanaan SDM
1.      Memilih Manajemen Proyek
Kedai kami mempunyai tiga kepala bagian yang mana terdiri dari bagian keuangan, bagian produksi dan bagian pelayanan.
2.      Memilih Tim Proyek
Adapun tim proyek dari berbagai manajer yaitu bagian produksi memiliki 2 orang karyawan, bagian keuangan 1 orang karyawan dan bagian pelayan ada 3 orang karyawan.
            Setiap pemimpin memiliki tugas memberikan pengarahan dan petunjuk pada bawahannya, bawahan hanya bertugas menjalankan perintah dari pimpinan dan bawahan tidak mempunyai wawenang unukmenyusun rencana. Hal ini ssuai dengan pendekatan atas - bawah (Top Down).
   B.     Analisis pekerjaan
Yang harus dilakukan manajer :
1.      Kepala bagian produksi
Kepala bagian produksi memiliki 2 orang karyawan yang bertugas membuat cendol, es krim, menyiapkan bahan apa saja yang akan dijadikan sebuah menu seperti menyiapkan roti dan buah-buahan serta meracik menu pesanan konsumen.
Tugas kepala bagian produksi itu sendiri adalah mengawasi dan mengarahkan bagaimana cara yang tepat untuk memproduksi cendol, es krim dan mengarahkan bagaimana meracik setiap menu yang dipesan konsumen.
2.      Kepala bagian pelayanan
Memiliki 3 orang karyawan yang bertugas mencatat pesanan dan mengantarkan pesanan kepada konsumen. Menggunakan 3 orang karyawan karena untuk mengantisipasi kebanjiran konsumen.
            Tugas kepala bagian pelayanan adalah mengawasi pekerjaan dari setiap karyawan dan apabila kedai kami mengalami kebanjiran konsumen maka kepala bagian bisa terjun langsung untuk melayani konsumen.
3.      Kepala bagian keuangan
Memiliki 1 orang karyawan yang bertugas menjaga mesin kasir untuk transaksi pembayaran dari konsumen. Kemudian untuk kepala bagian keuangan bertugas untuk merinci semua biaya operasional dan merinci pendapatan yang diperoleh setiap harinya.
   C.    Rekruitmen, Seleksi dan Orientasi
1.      Rekruitmen
Rekruitmen bertujuan untuk mencari sebanyak-banyaknya calon tenaga kerja. Rekruitmen tenaga kerja adalah suatu proses untuk mendapatkan tenaga yang berkualitas dan memberikan harapan yang baik pada calon tenaga kerja tersebut untuk membuat lamaran kerja guna bekerja pada instansi/perusahaan tersebut. Kedai kami menentukan calon karyawan dengan beberapa kriteria :
a)      Laki-laki atau perempuan
b)      Minimal lulusan SMA/SMK
c)      Usia 18-25 tahun.
d)     Ramah, disiplin dan ulet
2.      Seleksi
Seleksi tenaga kerja adalah proses perusahan memilih dari sekelompok pelamar, yang paling memenuhi kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada saat ini. Kedai kami membutuhkan 9 orang karyawan yang terdiri dari :
a)      1 orang kepala bagian keuangan dan 1 orang sebagai karyawan
b)      1 orang kepala bagian produksi dan 2 orang sebagai karyawan
c)      1 orang kepala bagian pelayanan dan 3 orang sebagaikaryawan
3.      Orientasi
Orientasi dilakukan untuk membantu pegawai baru mengenal pekerjaan dan perusahaan dimana tempatnya bekerja. Manfaat dari program orientasi  adalah pengurangan kecemasan karyawan baru.dengan kecemasan yang sedikit, pendatang baru dapat mempelajari tugas-tugasnya dengan lebih baik.
   D.    Produktivitas
Pada hasil sebuah produk menu aneka minuman segar dan cemilan yaitu roti bakar yang optimal diharapkan mendapatkan keuntungan yang tinggi dan  sumber daya bisa terus tersedia ketika dilakukan produksi agar produksi es cendol dan es krim tidak terhenti dengan persediaan maupun rencana jangka panjang.
   E.     Prestasi Kerja
Pada setiap organisasi baik berskala kecil maupun berskala besar prestasi kerja perlu dievaluasi sebagai dasar untuk pengambilan keputusan mengenai gaji, penugasan, promosi, keperluan training dan beberapa hal yang mempengaruhi karyawan dalam melaksanakan tugasnya. Prstasi kerja di kedai kami terkait dengan bagaimana kualitas para karyawan dalam meakukan tugasnya.
   F.     Perencanaan Karier
Apabila setiap karyawan memiliki kinerja yang baik dalam kariernya maka pemilik kedai akan melakukan kenaikan tingkat gaji dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya.
   G.    Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pemilik usaha akan memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja kepada karyawan, misalnya memberikan biaya pengobatan gratis ketika karyawan mengalami kecelakaan kerja atau sakit pada saat kerja.
   H.    Pemberhentian Tenaga Kerja
Pemberhentian karyawan bisa terjadi karena keinginan karyawan sendiri, keinginan pemilik kedai, kesehatan terganggu, atau kedai kami mengalamikebangkrutan. Sesuai dengan yang sudah diatur dalam UU mengenai tenaga kerja.











Aspek manajemen study kelayakan bisnis

BAB IV
ASPEK MANAJEMEN
   A.    Perencanaan
   1.      Pendekatan dalam Membuat Perencanaan
   a.       Pendekatan Atas – Bawah (Top Down)
Atasan yaitu pemimpin sekaligus pemilik Kedai, pemimpin bertugas memberikan pengarahan dan petunjuk kepada bawahannya. Bawahan hanya bertugas menjalankan perintah dari pimpinan dan bawahan tidak mempunyai wewenang untuk menyusun rencana.
   b.      FungsiPerencanaandanRencana
   1)      PenerjemahKebijakanUmum
Suaturencana yang telahdisusunataudirancangolehpemimpinkemudianditerangkankepadabawahan agar bawahandapatbekerjasecaramaksimaldanmempunyaitujuan yang sama, makaperludibuatrencanakerjauntukbawahan.
   2)      BerupaPerkiraan yang BersifatRamalan
Perusahaan meramalkan bahwakedai kami akansemakindiminatimasyarakatsebagaikedai dengan es cendol dan makanan ringan yang memilikicita rasa yang khas dan beraneka ragam. Perusahaan jugameramalkanuntukmentargetkanomsetpenjualannaik 10% tiaptahunnya.
   3)      BerfungsiEkonomi
Rencana yang telahdisusunpemimpinsemata-mataditujukanuntukkeuntunganperusahaandanmensejahterakankaryawannya.
   4)      MemastikansuatuKegiatan
Perusahaanmemenuhihakdankewajibankaryawansepertigajidanjaminankeselamatan.Sedangkankaryawanharusmenjalankantugasdantanggungjawab yang telahdiberikanpimpinandengansebaik-baiknyauntukmencapaitujuanperusahaan.
   5)      AlatKoordinator

Karyawan
Waktukerja
1.                       Karyawan produksi ada 2 orang dan pelayan ada 3 orang

2.                       Untuk jaga kasir 1 orang
Senin-Jumatpukul 08.00-17.00, Sabtu-Minggu pukul 08.00-20.00
Senin-Jumat pukul 08.00-17.00, Sabtu-Minggu pukul 08.00-20.00

   a.       Macam – macam Perencanaan
   1)      Sisi jangka waktu
Kedai kami merencanakan waktu jangka pendek yaitu 1 tahun kedepan.
   2)      Sisi Tingkat Manajemen
Perencanaan strategik yaitu:
Visi        : Meningkatkan nilai jual produk sedangkan
Misi        :Mempertahankan kualitas rasa.
Bekerja secara efektif dan efisien.
Selalu memberikan pelayan terbaik untuk pelanggan
   b.      Program kerja
Kedai kami memakai teknik APP (Analisis Persoalan Potensial) yaitu teknik perencanaan yang berguna terutama dalam rangka mengamankan satu program kerja agar dapat mengantisipasi setiap persoalan yang muncul pada waktu pelaksanaannya. Teknik ini akan kami pakai  untuk mengantisipasi persoalan seperti masalah pesaing yang semakin merajalela di sekitar lokasi kedai.
   c.       Anggaran
Untuk merencanakan anggaran, kedai kami menggunakan Sistem Anggaran Tradisional:



Pengeluaran
Jumlah
Mesin es krim
Mesin kasir
Peralatan
Perlengkapan
Biaya lain-lain

Jumlah
20.000.000
  2.000.000
  9.750.000
15.000.000
 7.000.0000

53.750.000

   A.    Pengorganisasian
   1.      Langkah pengorganisasian
   a.       Semua karyawan diharapkan dapat mengerjakan semua jenis pekerjaan di kedai kami.
   b.      Karyawan di kedai kami di bedakan menjadi beberapa kelompok yaitu bagian produksi, bagian  pelayanan dan bagian keuangan.
  c.       Pemimpin ataupemilik kedai tidak hanya memantau saja tetapi juga ikut terjun dalam bagian  pekerjaan
   2.      Asas organisasi
Tujuan organisasi
a.       Mendapatkan laba
b.      Mensejahterakan karyawan
c.       Mengembangkan kreativitas dalam bidang minuman
d.      Membuat produk yang inofatif
e.       Pembagian kerja
Di kedai kami ada 3 kelompok kerja, yaitu bagian produksi yang sekaligus bagian pelayanan yang bekerja setiap hari dari pukul 08.00-17.00 pada hari senin sampai jumat dan pukul 08.00-20.00 pada hari sabtu dan minggu.
Koordinasi
Komunikasi dalam sebuah organisasi sangatlah penting, baik antara pemilik kedai dengan karyawan, karyawan dengan karyawan, ataupun karyawan dengan pelanggan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya konflik yng mungkin saja terjadi.
a.         Pelimpahan Wewenang
Pemilik kedai memiliki seorang karyawan yang dapat dipercaya ketika suatu saat pemilik kedai berhalangan hadir.
b.         Jenjang organisasi
Kedai kami memiliki 6 orang karyawan.
c.         Fleksibilitas
Di kedai kamisemua karyawan harus dapat mengerjakan semua posisi dalam pekerjaan.
    



   A.    Penggerakan (Actuating)
   1)      Fungsi penggerakan
Seorang pemimpin harus mampu memotivasi karyawannya supaya karyawan dapat bekerja sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
   2)      Kepemimpinan
Seorang pemimpin tidak harus sebagai pemberi perintah kepada karyawan, melainkan seorang pemimpin juga harus bisa berbaur dan mengakrabkan diri pada karyawan seolah-olah tidk ada batasan antara atasan dan bawahan.
   B.     Pengendalian (Controlling)
   1.      Jenis Pengendalian
a.       Metode Pengendalian Pendahuluan
  Perusahaan hanya menerima pasokan bahan baku seperti buah kelapa muda, yang segar.
b.      Metode Pengendalian Umpan Balik
Produk di kedai kami di maksimalkan memiliki kualitas yang baik produk dan pelayanannya agar dapat diterima masyarakat dan masyarakat merasa puas. Dan jika ada masyarakat yang merasa belum puas merusahaan menerima kritik dan saran sehingga perusahaan akan memperbaikinya.
c.       Metode Pengendalian Umum
Perusahaan selalu mengkoreksi kinerja karyawan dalam hal operasional perusahaan agar perusahaan semakin berkembang lebih baik dalam hal kedisiplinan, kualitas pelayanan serta keramahan dalam melayani konsumen.
d.      Sistem Pengendalian Efektif
Kedai kami  akan selalu bekerja secara professional dan efektif, salah satu contohnya yaitu tepat waktu dalam produksi, kebersihan tempat produksi dan dalam hal pelayanan dan juga pengiriman pemesanan untuk kepuasan konsumen, serta  berusaha meminimalkan biaya produksi dalam penerapan strategi ekonomis.






Aspek teknik dan teknologi skb : kedai eskrim

BAB III
ASPEK TEKNIK DAN TEKNOLOGI
  1. Pemilihan strategi produksi
Yang menjadi alternatif produk di kedai kami adalah Es Cendol , Es Cincau, Es Buah, dan Es Dawet dan Roti Bakar

  1. Pemilihan dan Perencanaan Produk
a.       Penentuan ide produk dan seleksi
Kami memilih produk Es krim Cendol  karena kami melihat minat konsumen dan ingin memberikan suatu produk es yang berbeda dari kebanyakan pesaing kami serta kondisi cuaca di daerah Purworejo yang panas sehingga permintaan produk minman dingin relative banyak.
Dan sebagai makanan kami memilih roti bakar comel (coklat meleleh) karena, roti dan es krim merupakan paduan yang menurut kami sangat baik dan minat konsumen untuk makanan manis juga tinggi.
b.      Pemilihan dan perencanaan produk
Untuk penentuan desain dan produk awal kami memilih Es Cendol dengan berbagai toping. Es Cendol kami kemas dengan mangkok es dan kami beri harga Rp 6.000/porsi ( Es Cocope dol merupakan menu andalan) Dan Roti bakar dengan varian rasa dengan harga Rp. 8000 - Rp. 13000.
Produk-produk yang kami tawarkan dalam kedai kami diantaranya
A.  Es Cendol
1.      Original Cendol                                  @ 4.000
2.      CochopeDol ( Menu Andalan )          @ 6.000
(Es Cendol dengan toping eskrim coklat dan kacang mede)
3.      Alpukat Cendol                                  @ 6.000
4.      Oreo Cendol                                       @ 6.000
B.   Roti Bakar
5.      Roti bakar keju                                    @ 9.000
6.      Roti bakar coklat keju                         @ 12.000
7.      Roti bakar kacang coklat                    @ 12.000
8.      Chococrunch keju                               @ 10.000
9.      Roti bakar comel``                              @ 13.000
Untuk rasa toping eskrim kami menyediakan :
1.      Coklat
2.      Vanilla
3.      Strawberry
4.      Pandan
5.      White coffe
6.      Kombinasi

  1. Rencana Kualitas
Untuk Es Cocope Dol :
1.      Performance : minuman segar dan bergizi.
2.      Feature : minuman segar yang penuh dengan berbagai toping menarik ditengah maraknya es cendol yang hanya di beri santan dan gula.
3.      Reability : produk kami akan dapat menyaingi produk yang lain karena kami menyajikan inovasi rasa dari es cendol yang kebanyakan orang jual hanya rasa original saja.
4.      Durability :kami mengemas minuman ini menggunakan mangkok es untuk yang ingin menikmati di tempat, sedangkan untuk yang ingin di bawa pulang kami mengemasnya dengan gelas plastik.
5.      Serviceability :kami akan memberikan pelayanan yang optimal dengan kualitas SDM dan kualitas produk yang baik.
6.      Fit and Finish : kami siap memberikan layanan yang baik dan kualitas produk yang baik pula.
  1. Masalah Desain
1.      Kami akan menggunakan mesin pendingin untuk menyimpan bahan baku, mesin pembuat es krim, mixer, mesin kasir untuk transaksi pembayaran, Kompor gas, lemari pendingin,   Lemari es,  oven dan Perkakas dapur lainnya. Serta perlengkapan seperti meja, kursi, tempat cuci tangan.
2.      Rencana kapasitas produksi yaitu :Kapasitas produksi yang ditargetkan oleh usaha kami untuk perharinya sesuai dengan kapasitas sekali proses produksi pada mesin es krim 100 es dan 70 roti   bakar. Dan menyesuaikan dengan jumlah permintaan konsumen.
3.      Rencana letak pabrik
Dalam pemilihan lokasi usaha kami memilih lokasi pada pusat kota Purworejo dimana terdapat di sekitar sekolah SMP, SMK dan Universitas Muhammadiyah Purworejo karena melihat faktor utama, pasar konsumen : dekat dengan target pasar konsumen kita yaitu dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Dari segi pasar bahan baku, dekat dengan pasar tradisional yang menyediakan bahan baku berlimpah.

  1. Masalah Operasi
Proses produksi dan distribusi dilakukan secara langsung di Kedai kami. Penataan interior minimalis dengan warna-warna yang fresh sehingga dapat menarik dan membuat nyaman pengunjung.
   1.      Rencana jumlah produksi
Untuk rencana jumlah produksi, penghitungan skala produksi ekonomis kami akan memproduksi menu tiap item dengan jumlah yang berbeda, sesuai dengan produk / menu mana yang paling diminati konsumen. Berikut adalah rencana produksi kami :
Jika setiap harinya jumlah permintaan konsumen rata-rata sekitar 50-70 es dan 40-50 roti bakar untuk Setiap kali produksi, pada mesin es krim ( mesin es krim Tipe T1800D30B) dapat memuat 10 liter dalam waktu sekitar 30 menit dan per liternya dapat dijadikan 10 porsi es krim (hal ini dilakukukan saat adonan es krim telah jadi). Sehingga jumlahnya 100 ( Jadi, setiap kali produksi perusahaan kami dapat memproduksi 150 porsi es krim.
    2.      Manajemen Persediaan
Jika setiap harinya rata-rata dapat menjual 70 es krim, maka 30 es krim akan kami masukkan ke dalam lemari pendngin. Serta bhan baku seperti buah dan susu akan kami masukkan kedlam lemari pendingin untuk menjaga kualitas.
    3.      Pengawasan kualitas produk
Dilakukan dengan cara melakukan pengecekan kualitas bahan baku setiap harinya , baik dalam gudang maupun dalam lemari pendingin, menjaga kebersihan rumah produksi, dan memastikan produk steril dan higienis.

  1. Metode Pemilihan Lokasi
  Penilain Lokasi (skore nilai antara 1-5)
  Penentuan bobot berdasarkan tingkat kepentingannya (bersifat subyektif)


Aspek yang dinilai

Bobot
Skor Alternatif Lokasi
Purworejo Kota
Kutoarjo
Banyuurip
Minat Konsumen
40
5
4
3
Ketersediaan Bahan Baku
30
4
4
3
Transportasi
30
4
3
2
Jumlah
100





Aspek yang dinilai

Bobot
Hasil ( Bobot x Skor)
Purworejo Kota
Kutoarjo
Banyuurip
Minat Konsumen
40
200
160
120
Ketersediaan Bahan Baku
30
120
120
90
Transportasi
30
120
90
60
Jumlah
100
440
370
270
Jadi, lokasi yang paling potensial untuk pendirian kedai kami di Purworejo kota

 
Diberdayakan oleh Blogger.